Pemasaran jasa, pada dasarnya berbeda dengan pemasaran barang. Mungkin sebagian orang tidak membedakan filosofi kedua jenis pemasaran ini, namun dalam prakteknya pendekatan yang berbeda tentu dilakukan sesuai dengan karakteristik produk barang dan jasa yang akan dipasarkan.
Untuk jasa, mestinya kegiatan pemasaran disesuaikan dengan selera konsumen yang tentunya sangat dipengaruhi oleh jumlah pendapatan dan kualitas jasa tersebut. Dalam hal ini akhirnya pemasaran jasa sangat mengedepankan keandalan, daya tanggap produsen jasa atas kebutuhan konsumen kepastian delivery jasa tersebut pada saat dibutuhkan dan empati produsen akan konsumen pembeli jasa tersebut.
Showing posts with label Pemasaran. Show all posts
Showing posts with label Pemasaran. Show all posts
Friday, March 19, 2010
Thursday, July 19, 2007
Marketing Relationship
- MENGELOLA HUBUNGAN DAN
LOYALITAS PELANGGAN
Oleh: Nina Kurnia Dewi*
Secara tradisional, pemasaran selalu menekankan upaya menarik pelanggan baru. Dalam hal ini kegiatan pemasaran hanya terfokus pada kegiatan menawarkan atau menjual produk yang dimiliki kepada calon konsumen. Namun demikian perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan baik akan bekerja keras untuk melakukan kegiatan pemasaran yang sebenarnya yaitu kegiatan mengelola dan mempertahankan kesetiaan konsumen tersebut untuk tetap menggunakan produk barang atau jasa yang ditawarkan. Sebuah pernyataan populer terkait dengan hal ini adalah “perusahaan harus mengeluarkan biaya lima hingga sepuluh kali lebih besar untuk menarik pelanggan baru daripada yang dibutuhkan untuk menerapkan strategi mempertahankan pelanggan yang telah ada”.
Subscribe to:
Posts (Atom)