Sumber: Tabloid Ibadah, Maret 2010.
Dalam pergaulan sehari-hari baik dengan kawan, saudara dan orang lain, sering muncul hal-hal yang mengganjal di hati, tetapi kadang kita merasa rikuh bila mengutarakan langsung perasaan itu kepada mereka. Nah, jika kita dihadapkan pada kondisi ini maka kita perlu memiliki sifat yang disebut ASERTIF.
Showing posts with label Komunikasi. Show all posts
Showing posts with label Komunikasi. Show all posts
Wednesday, April 07, 2010
Monday, March 29, 2010
Latah...eh..latah..
Diambil dari sumber: Majalah Ummi, Edisi Juni 2007.
Latah bicara disebut latah echolalia. Kalau latah meniru gerakan, itu disebut echopraxia. Latah dengan omong jorok, disebut coprolalia. Sedangkan latah yang kalau diperintah, misalnya ada orang bilang, “Sujud”, dia langsung sujud, maka itu namanya automatic abodience.
Latah telah masuk ke ranah ilmu jiwa dan dibicarakan ilmuwan dunia. Latah adalah
Latah bicara disebut latah echolalia. Kalau latah meniru gerakan, itu disebut echopraxia. Latah dengan omong jorok, disebut coprolalia. Sedangkan latah yang kalau diperintah, misalnya ada orang bilang, “Sujud”, dia langsung sujud, maka itu namanya automatic abodience.
Latah telah masuk ke ranah ilmu jiwa dan dibicarakan ilmuwan dunia. Latah adalah
Tuesday, March 09, 2010
Gertak Sambal (Fear-arousing communication-FAC)
Gertak sambal, pada dasarnya merupakan salah satu bentuk komunikasi. Gaya gertak sambal yang cenderung menggebrak, mengancam dan menuntut dalam prakteknya dapat berfungsi efektif dan juga tidak efektif. Komunikasi gaya ini pada dasarnya dapat digunakan bila sang komunikator memiliki keinginan yang kuat agar pihak lain atau komunikan dapat melaksanakan apa yang dimaunya itu, dan dengan alasan tertentu, gaya komunikasi saat ini cenderung dilakukan di kancah politik kita…., bahkan walaupun dalam keseharian, jangan-jangan kita juga sering menggunakannya.
Fear-arousing communication (FAC) atau diterjemahkan sebagai komunikasi gertak sambal adalah komunikasi yang membangkitkan rasa takut oleh komunikator kepada pihak komunikan. Sumber dari Media Indonesia pagi ini (9 Maret 2010), ditulis oleh Prof. Dr. Tjipta Lesmana, MA (Pakar komunikasi politik)menyampaikan beberapa contoh berikut ini.
Fear-arousing communication (FAC) atau diterjemahkan sebagai komunikasi gertak sambal adalah komunikasi yang membangkitkan rasa takut oleh komunikator kepada pihak komunikan. Sumber dari Media Indonesia pagi ini (9 Maret 2010), ditulis oleh Prof. Dr. Tjipta Lesmana, MA (Pakar komunikasi politik)menyampaikan beberapa contoh berikut ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)